GOR Futsal Bocor, Netizen: Bakal Jadi PON Terburuk

Hadi Iswanto
Ist
Wasit menghentikan pertandingan akibat atap bocor
analisamedan.com -Bocornya atap gedung olahraga (GOR) Futsal saat pertandingan Sumut vs DKI Jakarta jadi sorotan warganet. Mereka menilai kejadian itu bisa membuat Sumut sebagai penyelenggara PON terburuk.Hal itu terjadi karena Panitia Besar (PB) PON wilayah Sumut dinilai gagal menjalankan tugasnya menyiapkan venue yang layak untuk pertandingan. "Belum mulai lagi..fix akan jadi PON terburuk kaya nya..venuenya gak siap.. Udah dikasi waktu cukup lama ko venuenya gak siap? masa ada venue futsal pada bocor," tulis @benitea5116 di akun Youtube local futbal.Akun tersebut menayangkan secara live pertandingan futsal PON babak penyisihan antara Sumut vs DKI Jakarta, Senin (2/09/2024).Beragam komentar pedas dilayangkan netizen yang menonton pertandingan tersebut lewat live streaming. Laga harus dihentikan lebih dari dua jam akibat insiden atap bocor tersebut sehingga membuat mereka kecewa."PON paling bobrok," tulis akun @aldomedan."Wkwkwk PON terburuuuk," komentar akun @abdulrasyid.Diberitakan sebelumnya, atap gedung olahraga (GOR) Futsal di Jalan Pancing Medan bocor hanya karena hujan ringan pada Senin (2/9/2024)Akibatnya, laga penyisihan cabang olahraga (cabor) futsal putra antara tuan rumah Sumatera Utara (Sumut) melawan DKI Jakarta pada Pekan Olahraga Nasional (PON) 2024 Aceh Sumatera Utara dihentikan.Berdasarkan informasi, atap di atas lapangan tersebut baru direhab. Apesnya, PB PON Sumut tidak teliti sehingga atap bocor dan tak bisa digunakan untuk bertanding.Tak hanya para atlet, warga atau suporter yang hadir kecewa dengan apa yang terjadi. "Ini menunjukkan panitia PON belum siap," ungkap Ramadhan, salah seorang warga yang sengaja hadir untuk menyaksikan tim Sumut melawan DKI.Penonton yang sejak sebelum laga dimulai sudah berada di gedung, tampak bersorak menunjukkan kekesalan."Waduh, kenapa bisa begini. Padahal hujan tidak begitu deras. Kalau dipaksa bermain bisa mencelakakan atlet," ujar Andi, salah seorang suporter kepada wartawan.Andi heran, padahal gedung tersebut baru direhab yang memakan biaya cukup besar.Amatan wartawan, wasit dibantu oficial membawa ember hingga tong yang harusnya untuk sampah ke lapangan untuk menampung air hujan. Tampak sekali panitia tidak siap dan tidak menduga kekacauan ini bisa terjadi.

Penulis
: hadi
Editor
: hadi

Tag:

Berita Terkait

Berita

Hatunggal Siregar Pimpin KONI Sumut

Berita

Musorprov KONI Sumut Dibuka PJ Sekda, Target PON 2028 Diungkap

Berita

Atlet Sumut Peraih Medali PON dan Peparnas Girang, Terima Bonus Tanpa Dipotong Pajak

Berita

Buka Raker KONI, Kadispora Sumut: Sabar, Bonus Peraih Medali PON Cair Februari 2025

Berita

Syukuri Pencapaian 4 Besar PON, Pj Gubsu Apresiasi Perjuangan para Atlet

Berita

Ranking 4 PON 2024, Ketua KONI Sumut: Hasil dari Perjuangan Para Atlet